Dokter gigi, penyuka tulisan dan menulis. Mengenalmu genap 12 bulan, tanpa banyak tahu bentuk juga dirimu. Berbagi banyak hal tanpa banyak ragu. Kita tak pernah bertemu tatap tapi selalu saja menarik untuk bercerita lagi dan lagi.

Bagiku, kamu semacam radar yang selalu bantu memberiku sinyal mengenai apa yang ada di depan. Tempat diskusi asik karena kamu selalu punya ide lucu dan baru yang bahkan tak terpikir olehku. Beberapa komunitas ini bahkan tak akan jadi sehebat ini tanpa pemikiranmu.

Tak mengerti mengapa Tuhan sebaik ini padaku. Karena Ia selalu kirimkan manusia penyayang yang tanpa pamrih saling bantu. Termasuk kamu.

Tak tahu nanti apa jadinya bila masing-masing dari kita sudah punya rumah baru, apakah masih bisa saling berbagi untuk memberi lebih. Atau justru saling jaga hati karena memang kita bukanlah prioritas lagi.

Ah, persetan apapun itu, yang pasti aku berterima kasih karena kamu selalu bantu. Selalu beri perspektif lewat kacamatamu. Selalu beri preskripsi melalui diagnosa hidupmu.

Mengena segala yang terlewati, ‘Terima kasih, Dok..’

Ps. Didedikasikan untuk sahabat penulis yang selalu memberi terbaik. Keberbagianmu pasti diteruskan!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s