Ada dua hal yang penting buat diperhatikan dalam menjalani hubungan biar sehat dan ga berat sebelah. Hubungan disini bisa pertemanan, bisnis, asmara, atau apapun. Dua hal itu rasa dan investasi.

Iyes, rasa dan investasi harus dipertimbangkan dengan pinter kalo lo gamau kalah banyak sama partner lo. Biar hubungannya mau sehat ada dua hukum yang harus lo tau dan terapin:

1. Dia yang investasi lebih banyak, dia yang di bawah angin.

Ah, ngomongin investasi banyak yg mikir investasi berbatas pada uang atau materi yang dikeluarkan. Padahal engga. Investasi bisa berupa tenaga, modal, bahkan waktu yang lu habisin buat sesuatu. Iya, itu semua investasi.

Itu kenapa dalam usaha, orang yang berinvestasi lebih kecil cenderung ngasih effort yang lebih kecil juga. Dibanding dia yg investasiin semua yang dia punya. Itu contoh aja loh.

Contoh lainnya, orang yang ngabisin waktu buat satu pacar dibanding nambah temen bakal lebih susah move on dibanding doi yang selaw selaw aja sama relationship yang dijalanin. Apalagi yg selalu beliin ini itu sama bayarin ini itu, pas putus berat tjuy. Kenapa? Ya karena udah kebanyakan invest. Invest waktu, tenaga, pikiran, uang. Hmm.

Apa yang terjadi ketika lu udah terlanjur banyak invest pada bisnis, teman, atau pacar dan ternyata kandass?? Banyak yg kebuang kan? Berat kan? Haha. Iya. Makanya biar hubungan tetap sehat ya investasi baiknya dilakuin dengan imbang oleh kedua belah pihak. Kalo di bisnis ya invest modal jangan terlalu signifikan. Kalo pacaran ya gantian bayarin makan atau nonton percaya deh bakal lebih asik!

Oiya, investasi termahal itu waktu. Iya, waktu yang lu habiskan sama seseorang itu investasi. Kalo lo investasikan waktu lu ke orang yang tepat, ya suatu saat buahnya bakal lu nikmatin! Tapi kalo salah? Ya siap-siap sabar aja. Hehe. Jadi hati-hati ya ketika lu ngasih waktu lu ke seseorang. 🙂

2. Dia yang pake rasa lebih banyak, dia yang kalah.

Sehebat apapun lu berinvestasi dengan bijak, alokasi waktu dengan baik, bahkan berlogika luar biasa. Percayalah lu bakal tunduk kalo udah ngomongin rasa. Semua logika hebat bakal kalah kalo rasa udah maju duluan.

Begitu juga dalam sebuah hubungan, harus imbang antara rasa yang lu kasih juga terima dari dan untuk partner lu. Kalau salah satu dari pelaku ini make rasa yang berlebih sementara satunya cuek bebek maka jadilah tuntutan ini itu dari sebelah pihak. Kalau tuntutan itu terpenuhi ya relationship bakal lebih aman. Kalo engga? Ya pikir aja sendiri kalo lu dituntut ini itu secara terus menerus, hubungan jadi ga sehat dan bakal gampang meledak. Itu ga baik.

Jadi gimana caranya buat bisa pupuk hubungan sehat dan harmonis? Ya sama-sama investasi juga pake rasa yang ga berlebihan antara memberi dan menerima.

Inget, hubungan itu terjadi antara dua belah pihak atau lebih. Kalau dua-duanya sama-sama usaha, itu namanya kerja sama. Kalo salah satu doang yg usaha? Itu namanya kerja keras. 😀

Ps. Hati-hati banget investasi waktu. Karena ga ada yang bisa balikin waktu yang udah lu investasikan pada sesuatu atau seseorang.

Advertisements

2 thoughts on “Afeksi, Investasi, Rasa.

    1. haha. setuju banget sih. nothing to lose gitu ya? tapi kalo kita investasi dengan perhitungan ya kalau memang rugi kita pasti bisa dapet pelajaran gitu. 😀

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s