Kalau manusia boleh milih, gue yakin banyak yang milih buat ada di lingkungan yang baik. Bukan di tempat atau keluarga yang ‘rusak’.

Tapi apa jadinya kalau nyatanya kita harus ada di kondisi broken home?

Harus kuat, itu jawabnya. 🙂

Kenapa harus kuat?

Karena rusaknya tempat kita berada itu bukan hal yang harus diumbar atau bahkan diceritakan ke semua orang.

Bukan juga hal yang dijadikan alasan untuk berkeluh berlarut dengan harapan dikasihani lalu diberi maklum atas kesalahan. Bukan itu.

Tapi ada sisi lainnya. Dimana kita belajar menjadi kuat sekalipun rumah bukan lagi tempat indah untuk pulang. Kita belajar sabar melihat masalah yang selalu menunggu ketika masuk pintu itu. Kita belajar untuk menerima bahwa rumah bukanlah lagi rumah..

Iya, untuk jadi kuat memang.

Berat itu pasti, tapi nyatanya, ga sedikit orang besar berasal dari lingkungan yang tak mendukung. Poinnya adalah tetap tidak tercemar sekalipun berasal dari tempat tak bersih, serta mendendam untuk menjadi sosok yang lebih baik dan memberi pengaruh baik bagi rumah dan lingkungan, nanti.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s